7 Cara Membuat Gambar Fitur Blog Menggunakan Canva
membuat featured image blog

7 Cara Membuat Gambar Fitur Blog Menggunakan Canva

Disclaimer: di tulis berdasarkan opini dan pengalaman pribadi, bukan berdasarkan profesionalitas sebagai desainer.

Pentingkah gambar fitur blog?

Frasa featured blog image di ubah ke Bahasa Indonesia jadi agak aneh ya Mom…..jadinya gambar fitur blog. Ya gak papa deh. yang penting paham aja maksudnya ya Mommies.

Buat saya pribadi, membaca artikel yang pendek tanpa gambar sih masih oke-oke saja alias masih betah lah di mata. Jadi berbeda kalau artikelnya panjang. Beberapa image atau gambar yang menarik yang diselipkan antar paragraf pasti akan membuat mata terang dan betah. Secara, kita ini adalah makhluk visual. Katanya sih begitu Mom hehe…

Jadi, menurut saya, image atau gambar di artikel blog itu sangat penting. Apalagi kalau gambarnya bukan sekedar tampilan visual saja (asal insert/selip) tapi gambar yang sudah termasuk ke infografis, alias gambar yang berkepentingan menjelaskan artikel atau topik tertentu.

Pastinya akan lebih menarik minat orang yang malas membaca artikel dengan kalimat atau paragraf yang panjang. Karena dia akan segera mengetahui topik atau ide apa yang ingin kita sampaikan melalui gambar infografis tersebut. Siapa tahu, setelah dia tertarik, lalu ikutan share artikelnya kan lumayan ya Mommies….

Tidak ada aturan yang baku, yang mengharuskan ada berapa image atau gambar yang mesti kita selipkan di setiap artikel blog. Mungkin bisa satu gambar, dua atau bahkan lebih sesuai dengan kepentingan konten artikel itu sendiri. Tapi perlu diingat juga ya Mom, jangan sampai gambarnya lebih banyak daripada konten artikelnya, kan gak lucu jadinya. Nah, kecuali tampilan gambarnya kita buat semacam galeri, itu akan lebih nice. Contohnya seperti di bawah ini Mommies:

Manakah yang terbaik, gambar atau foto?

Kalau melihat dari sisi orisinalitas, menggunakan foto hasil karya sendiri adalah yang terbaik Mom. Tapi, ada kalanya, foto-foto yang kita punya, kualitasnya tidaklah sejernih hasil jepretan fotografer pro. Terkadang blur, terpotong, pengambilan angle yang kurang pas dan lain-lain.

Sementara kalau menggunakan free stock photos, pastinya yang menggunakan stock photos tersebut bukan hanya satu atau dua orang saja ya Mom, tapi ratusan bahkan mungkin ribuan. Tengok saja penyedia stock foto gratis macam Pexels, Pixabay atau Unsplash.

Tapi mau bagaimana lagi, kualitas pixel dan ketajaman warna yang terdapat di penyedia stock foto tersebut lebih bagus (seringnya) daripada jepretan foto kita sendiri. Apalagi mereka menyediakan secara gratis, bisa di unduh kapan saja, sebanyak apa sesuka-suka kita.

Jadi bagaimana dong?

Kalau Mommies memilih hasil foto sendiri, yaaa paling tidak harus mau sedikit berkorban waktu untuk belajar teknik fotografi sederhana Mom. Bisa otodidak atau mengambil kursus online. Bisa teknik fotografi sederhana via smartphone atau kamera setara DSLR.

Atau, belajar untuk memberi filter atau efek-efek di foto pribadi agar tampilan akhirnya nya lebih bagus. misal dengan efek kontras, warna, cropping dan lain-lain.

Kembali lagi ke selera masing-masing sih Mom. Terus, kalau tidak punya dokumentasi pribadi bagaimana? Yaa, pakai stock foto yang gratis Mom, lalu dipercantik sesuai dengan branding blog kita. Gak usah pusing mom…

Cara setting gambar image blog di Wordpess

Kalau Mommies menggunakan WordPress, men-setting featured image atau gambar fitur di artikel sangat mudah. Baik menggunakan classic WordPress editor maupun Guttenber editor yang terbaru, prosesnya sama saja Mom.

Masuk ke draft artikel, tengok ke sebelah kanan, ada pegaturan (setting) permalink, kategori, tag dan featured image. Ya sudah, tinggal insert atau upload gambar yang mau dijadikan sebagai gambar fitur artikel. Cukup satu gambar saja ya Mom.

Bisa di save draft dulu sambil menyelesaikan artikelnya, atau langsung publish kalau artikelnya sudah siap tayang.

Apa saja yang dibutuhkan untuk membuat gambar fitur blog?

7 Hal yang dibutuhkan saat kita membuat gambar image untuk konten blog adalah sebagai berikut:

Foto atau dokumentasi pribadi

Free stock photos

Caption dan CTA (call to action) yang menarik

Brand font (font yang digunakan di blog)

Brand color (warna palet yang digunakan di blog)

Logo (optional)

Aplikasi edit image seperti misalnya Canva/Picmonkey/Visme/Snappa dll.

Subscribe   untuk mendapatkan update dan artikel terbaru dari ProdigitalMom!

7 Contoh layout gambar fitur

Gambar fitur dengan lingkaran putih transparan

Model image atau gambar seperti ini bisa dibuat menggunakan Canva dengan menambahkan elemen circle (lingkaran), transparansi dan kombinasi font yang menarik.

Lingkaran bisa diganti dengan elemen lain seperti square atau kotak, menyesuaikan selera.

Gambar fitur dengan gradasi warna dan teks

Warna gradasi menyesuaikan warna foto yang digunakan. Jadi, seolah-olah warnanya menyatu Mom.

Pilih template 2 kolom di Canva. 1 kolom di insert foto atau image seperti contoh di sebelah ini.

Kolom yang satunya lagi di beri background warna senada dengan foto, lalu tambahkan gradasi dan transparansi.

Gambar fitur dengan gradasi warna senada warna foto dan teks

Background di beri warna sesuai dengan foto. Ambil salah satu warna saja ya Mom. Seperti contoh di samping ini, saya ambil warna pink saja sebagai background sesuai dengan warna bunga.

Beri sedikit gradasi warna putih. Selesai deh…

Gambar fitur dengan separuh foto & separuh blur foto + teks

Contoh ini, terdiri dari template 2 kolom. Kolom yang satu diinsert foto full. Kolom yang lain juga di insert foto yang sama, hanya transparansi nya dibuat hampir mendekati 10%.

Tumpuk bagian atasnya dengan warna putih dan transparansi.

Gambar fitur dengan overlay hitam

Ini paling mudah Mom. Tinggal insert gambar atau foto, tumpuk bagian atasnya dengan overlay atau background warna hitam. Atur transparansinya.

Gambar fitur dengan brand (palet blog) overlay

Kalau contoh yang ini, menyesuaikan warna palet blog ya Mom.

Insert foto atau gambar, kemudian tumpuk dengan background warna senada palet warna blog. Atur transparansinya.

Gambar fitur dengan kotak warna dan teks

Ini juga mudah loh Mom.

Insert foto atau gambar, pilih elemen kotak (square) dan beri warna sesuai dengan palet warna foto/gambar. Beri transparansi dan sesuaikan dengan teks.

Gambar fitur dengan bar horizontal

Ini juga mudah banget.

Tinggal pilih elemen kotak kemudian tarik dan seret memanjang. Atur dan pilih warna background. Kemudian atur transparansinya.

Gambar fitur dengan overlay putih

Ini mudah banget!

Tumpuk foto dengan background warna putih dan atur transparansinya.

That’s it!

Gambar fitur dengan bar vertical

Insert foto atau gambar. Pilih elemen square atau kotak, atur lebarnya.

Beri warna kotak sesuai dengan palet warna foto/gambar kemudian atur transparansinya.

Finish!

Kesimpulan

Bagaimana Mom, mudah banget kan membuat gambar fitur untuk blog?

Nah, supaya Mommies tidak capek harus membuat gambar fitur berulang-ulang untuk artikel blog yang berbeda, Mommies bisa menyimpan template gambar fitur ini dan digunakan lagi untuk artikel yang lain.

Tinggal mengubah fotoatau gambar yang digunakan dan caption-nya saja.

Hemat waktu banget loh Mom. Enggak suntuk juga memikirkan tampilan template gambar seperti apa yang harus dibuat.

Plus, dari beberapa template ini, bisa digunakan (dicampur) untuk menjadi gambar pemanis atau blog grafik di satu konten artikel.

Nah, kalau ada waktu luang, Mommies bisa membuat template-template yang baru lagi.

Kekurangan ide? Jangan takut Mommies, karena di ProdigitalMom akan selalu menyediakan ide-ide terbaru dan segar buat kebutuhan blogging Mommies.

Panduan Membuat Fitur Gambar untuk Blog

Subscribe via form ini untuk mendapatkan info dan update artikel terbaru via email Mom!

Leave a Reply